Bahasa Indonesia | English 
       
       
  • Halaman Utama
  • Tentang Kami
  • Mitra
  • Publikasi
  • Berita Kegiatan
  • Bidang Dukungan
  • Pranala Luar
  • Lebih Dekat
  • Kontak Kami

 

 

 

BERITA TERKINI
East Nusa Tenggara Signed Agreement to Accelerate MDGs Achievement
The Governor of East Nusa Tenggara (ENT), Mr. Frans Lebu Raya, along ...
selengkapnya

Women Members Need More Support, Two Studies Show
  ...
selengkapnya

iKNOW Politics: Knowledge for Women in Politics
On May 15 2010, the UNDP Deepening Democracy cluster supported the launch ...
selengkapnya

BID. DUKUNGAN
Gender Mainstreaming at the Parliament
The simplified definition of gender is the difference between men and women ...
selengkapnya

Pengarusutamaan Gender di Parlemen
Gender secara sederhana diartikan sebagai perbedaan perempuan dan laki-laki dari segi fungsi, ...
selengkapnya

Fasilitas Dukungan Kebijakan
Fasilitas dukungan kebijakan dibenduk untuk mendukung kerja parlemen dengan menyediakan sumber informasi ...
selengkapnya

HIGHLIGHT


 
 
Halaman Utama > Bidang Dukungan > Detail Bidang Dukungan

Pengarusutamaan Gender di Parlemen

Anggota Parlemen perempuan berinteraksi dengan media.

Gender secara sederhana diartikan sebagai perbedaan perempuan dan laki-laki dari segi fungsi, peran, dan tanggung jawab yang merupakan hasil konstruksi sosial budaya. Gender tidak bersifat universal, tapi tergantung dari konteks sosial budaya disekitarnya. Dalam kehidupan demokrasi yang ideal, keberadaan sebuah parlemen yang responsif terhadap gender adalah sangat penting. Hal ini dapat dicapai melalui: pembentukan undang-undang yang responsif gender, adanya anggaran yang responsif gender, dan adanya perwakilan perempuan di parlemen yang memadai..

Parlemen memiliki peran yang sangat penting dalam pengarusutamaan gender di Indonesia, karena parlemen merupakan institusi pembuat undang-undang dan kebijakan yang akan diterapkan di masyarakat umum. Parlemen yang demokratis juga menjadi cerminan dari pelaksanaan pemerintahan yang baik dengan tidak melakukan diskriminasi antara perempuan dan laki-laki.

DPR RI dan DPD RI mengalami peningkatan anggota perempuan yang signifikan pada periode 2009-2014, menjadi 18 persen di DPR RI dan 27 persen di DPD RI. Walaupun jumlah tersebut masih belum memenuhi kuota ideal 30 persen, pengarusutamaan gender di Indonesia mulai memberikan harapan yang cerah. Oleh karena itu, sangat diperlukan kebijakan-kebijakan yang tanggap terhadap gender yang sebagian besar berawal di parlemen Indonesia.

Program Dukungan Parlemen UNDP memberikan dukungan teknis kepada parlemen Indonesia agar dapat segera mewujudkan keadilan gender, baik di bidang legislasi dan anggaran maupun dimanagemen dewan, seperti rekruitmen staff dan kode etik anggota.

 

 

   
   
 
Opportunities · Contact Us · Frequently Asked Questions · Site Map · Copyright & Terms of Use
copyright © parliamentary support programme 2010